PT MULTI UTAMA CONSULTINDO - Surabaya Office


Tata Cara Pemotongan Industri Tekstil dan Alas Kaki Dirilis


Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 40/PMK.03/2017 tentang tata cara pelaporan dan penghitungan pemotongan pajak penghasilan (PPh) pasal 21, atas penghasilan pegawai dari pemberi kerja dengan kriteria tertentu. PMK ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41 Tahun 2016.

 

Kebijakan ini merupakan sebuah langkah pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri di sector tertentu, seperti alas kaki dan tekstil. Sebab, dengan adanya kebijakan ini maka pegawai yang bekerja di industry alas kaki dan tekstil berkesempatan untuk mendapatkan pemotongan tariff PPh pasal 21 sebesar 50%, dari 5% menjadi hanya 2,5% saja.

 

Ada beberapa kriteria agar pegawai yang bekerja di dua industry tadi bisa memperoleh fasilitas ini. Pertama, perusahaan sedikitnya harus mempekerjakan 2.000 yang seluruh PPh pasal 21-nya ditanggung oleh perusahaan.

 

Kedua, 50% dari produksinya harus diekspor. Ketiga, memiliki perjanjian kerja bersama dengan pekerja dan mendaftarkan pegawainya dalam program  BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan.

 

Keempat, tidak sedang memanfaatkan fasilitas PPh berdasarkan pasal 31A Undang-undang PPh, atau fasilitas PPh berdasarkan pasal 29 PP nomor 94 Tahun 2010. Kelima, merupakan pegawai langsung atau bukan pegawai yang dipekerjakan dari perusahaan lain (outsourcing).

 

Adapun, untuk kriteria pegawai yang mendapatkan pemangkasan PPh pasa 21 diantaranya pertama, pegawai yang memiliki penghasilan kena pajak maksimal Rp 50 juta dalam satu tahun. Kedua, besaran penghasilan tersebut berdasarkan daftar pegawai yang disampaikan perusahaan saat pelaporan SPT Masa PPh pasal 21 dan/atau pasal 26 masa pajak Juli 2016 untuk tahun pajak 2016, dan SPT amsa PPh pasal 21 dan/atau pasal 26 masa pajak Januari 2017 untuk tahun pajak 2017.

 

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap perusahaan-perusahaan di industry alas kakai dan tekstil yang berorientasi ekspor bisa semakin bersaing.

 

Rincian Industri alas kaki dan tekstil yang berhak mendapatkan fasilitas ini:

  • Industri Alas Kaki
•Alas kaki untuk keperluan sehari-hari
•sepatu olahraga
•sepatu teknik lapangan/untuk keperluan industri
 
  • Industri Tekstil
•Pemintalan benang
•pertenunan
•Industri penyempurnaan kain
•Kain rajutan
•Industri yang menghasilkan kain keperluan industry
•Industri pakaian jadi (Konveksi) dari tekstil
•Industri pakaian jadi (Konveksi) dari kulit

Publication Publication Publication