PT MULTI UTAMA CONSULTINDO - Surabaya Office


TP Series (1) Apa itu Transfer Pricing?


Bermula dari minimnya kajian mengenai transfer pricing dan keingintahuan masyarakat yang tinggi mengenai latar belakang PMK Nomor 213 Tahun 2016, maka kami akan mengupas lebih mendalam yang terbagi menjadi beberapa bagian artikel. Simak melalui Transfer Pricing Series, ya!

 

Diawali dengan pengertian umum mengenai transfer pricing, yaitu pengalokasian laba untuk tujuan perpajakan dan tujuan-tujuan lainnya antar bagian-bagian grup perusahaan afiliasi atau multinasional. Sehingga sesuai dengan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak PER-43/PJ/2010 sebagaimana diubah oleh PER-32/PJ/2011, definisi transfer pricing adalah penetapan harga transfer dalam transaksi afiliasi. Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha mengatur bahwa transaksi dapat dilakukan sebagai pembanding dalam kondisi tidak memiliki hubungan istimewa dan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa sama atau sebanding.

 

Transaksi antar pihak yang memiliki hubungan istimewa (dalam satu grup usaha) dikenal sebagai transaksi afiliasi. Sedangkan harga yang ditentukan dalam transaksi afiliasi secara umum dikenal sebagai harga transfer (transfer pricing)

 

Konsep Hubungan Istimewa

Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 mengenai Pajak Pertambahan Nilai, dalam pasal 2 ayat (2) menjelaskan mengenai konsep hubungan istimewa dianggap ada apabila:

  1. Wajib pajak memiliki penyertaan modal langsung atau tidak langsung paling rendah 25%
  2. Wajib pajak menguasai wajib pajak lainnya yang berada di bawah penguasaan yang sama baik langsung
  3. Terdapat hubungan keluarga baik sedarah maupun semenda dalam garis keturunan lurus dan/atau kesamping satu derajat

 

Sedangkan pasal 18 ayat (4) dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 mengenai Pajak Penghasilan menyatakan bahwa:

  1. Hubungan istimewa diantara wajib pajak dapat terjadi karena penguasaan penggunaan teknologi maupun manajemen meskipun tidak terdapat hubungan kepemilikan
  2. Hubungan istimewa dianggap ada apabila terdapat hubungan diantara beberapa perusahaan yang berada dibawah penguasaan yang sama

Bagian artikel selanjutnya akan membahas mengenai Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha. Nantikan ya! (otto/laili)

Publication Publication Publication