Peran Konsultan Pajak selama Era Pandemi Covid-19

Selama beberapa tahun belakangan konsultan pajak telah banyak hadir dan membantu masyarakat Indonesia dalam menaati pelaporan pajak di Indonesia. Sesuai yang dijelaskan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 111/PMK.03/2014 Pasal 1, Konsultan Pajak adalah orang yang memberikan jasa konsultasi perpajakan kepada Wajib Pajak dalam rangka melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Keberadaan konsultan pajak sendiri membantu banyak pebisnis di Indonesia untuk menjalankan peraturan perpajakan di Indonesia. Sementara perpajakan adalah suatu bidang yang mempunyai kerumitan yang cukup tinggi. Hal ini terkadang membuat Wajib Pajak mempersiapkan waktu yang lebih banyak untuk memahami sistem perpajakan di Indonesia. Waktu yang dimiliki oleh pebisnis pun kadang sudah banyak dihabiskan untuk menjalankan bisnisnya sendiri.

Dalam pelaksanaannya konsultan pajak memiliki beberapa tugas yang beriringan untuk membantu berjalannya peraturan pajak di Indonesia. Beberapa peran konsultan pajak adalah pertama mengenai tax compliance atau kepatuhan pajak. Konsultan pajak membantu pebisnis untuk mematuhi peraturan perpajakan di Indonesia. Mendampingi perusahaan untuk menjalankan kepatuhan perpajakannya. Salah satu kepatuhan pajak yang harus dijalani misalnya dengan membayarkan PPh maupun PPN secara teratur tiap bulannya. Apalagi ketika perusahaan tidak membayarkan pajak sesuai dengan waktunya, sanksi bisa dikirimkan ke perusahaan tersebut.

Untuk memaksimalkan peran perusahaan dalam menjalankan tugasnya sebagai Wajib Pajak, konsultan pajak di bidang tax compliance dapat membantu WP untuk memaksimalkan kewajiban yang harus dipenuhi. Apalagi selama era pandemi ini terdapat beberapa peraturan dalam PPh maupun PPN yang diperbaharui oleh pemerintah. Ketika WP tidak memahami peraturan baru tersebut, maka kepatuhan pajak pun tidak bisa dimaksimalkan. Sementara konsultan pajak sendiri telah memiliki forum untuk berdiskusi mengenai peraturan perpajakan di Indonesia. Sehingga jika ada perubahan dalam peraturan itu, konsultan pajak bisa langsung mengetahui dan menyampaikan kepada klien nya. Peraturan pajak pun bisa dilaksanakan dengan baik oleh WP.

Menurut data dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak per 11 Maret 2016 dan Badan Pusat Statistik Indonesia Tahun 2017, jumlah konsultan pajak di tahun 2016 adalah sebanyak 3.231. Sementara jumlah penduduk Indonesia sendiri sebanyak 258.705.000. Artinya jumlah konsultan pajak sendiri tidak sampai 1% dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah yang memiliki perbedaan lumayan besar ini tentu berpengaruh kepada pendampingan kepatuhan pajak di Indonesia.

Padahal konsultan pajak sendiri adalah mitra dari pemerintah untuk memberikan penyuluhan pajak kepada masyarakat. Karena tidak semua WP mempunyai waktu untuk memahami semua peraturan pajak dengan maksimal. Dengan itu tentu para WP harus memilih konsultan pajak terbaik agar bisa memaksimalkan peran mereka dalam mematuhi peraturan perpajakan di Indonesia dan menghindari sanksi yang bisa hadir karena ketidakpatuhan terhadap peraturan perpajakan.

Dengan jumlah konsultan pajak hanya berjumlah 3.231, tentunya WP harus memilih konsultan pajak yang terbaik untuk menjalankan perannya. Akan lebih baik lagi jika konsultan pajak tersebut telah memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam bidang ini. Salah satu konsultan pajak yang dipercaya oleh masyarakat adalah MUC Consulting. Dengan pembukaan jasa di tahun 1999, hingga saat ini konsultan pajak ini telah memiliki hingga hampir 21 tahun. Pengalaman yang telah maksimal tersebut pun terus diperbaharui tiap tahunnya agar bisa membantu WP untuk menjalankan peraturan perpajakan di Indonesia.

MUC consulting yang telah berdiri selama 21 tahun ini memiliki cabang di Surabaya dan telah membantu banyak WP dalam melaksanakan tugasnya. Mulai dari tax compliances, tax dispute, hingga transfer pricing, MUC telah menjadi mitra bagi ratusan perusahaan dengan otoritas perpajakan. Berafiliasi dengan MSI Global Alliance, yang merupakan asosiasi internasional terdepan untuk firma akuntansi dan hukum dengan 250 anggota terpilih dari lebih 100 negara di antara Amerika, Asia Tenggara, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Dengan pengalaman yang maksimal MUC Consulting bisa menjadi salah satu alternatif bagi WP atau pebisnis untuk mematuhi peraturan pajak di era pandemi ini. Dengan peraturan yang berubah-ubah tersebut, pebisnis tidak perlu untuk memahami satu persatu perubahan. Karena konsultan pajak akan membantu untuk memenuhi peran tersebut. Sehingga pebisnis dapat fokus untuk terus menjalankan bisnisnya dengan baik selama pandemi. Apalagi tentunya selama pandemi ini pebisnis juga perlu berpikir lebih banyak agar usaha tetap berjalan dengan maksimal.
Kehadiran konsultan pajak di era pandemi ini bisa menjadi simbiosis mutualisme antara WP dan otoritas pajak itu sendiri. Dengan pembayaran pajak yang sesuai dengan waktu nya, tentu akan meningkatkan penerimaan pajak di Indonesia. Sehingga bisa membantu banyak program di Indonesia. Semoga peran simbiosis mutualisme ini bisa berjalan terus dengan maksimal agar Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan semua warga bisa terbantu.

Leave a Comment